Berita & Kegiatan

Mulai 2 Oktober, Penerima KPR Subsidi Dapat Bantuan DP Rp 4 Juta

on

Jakarta – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)
terus mendorong agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) khususnya pekerja
formal bisa memiliki rumah. Selain ada program subsidi bunga (hanya 5%) atau
fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), juga ada bantuan uang muka
(DP) Rp 4 juta/nasabah.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Maurin Sitorus mengatakan program bantuan uang
muka ini berlaku bagi nasabah yang memenuhi syarat KPR FLPP.

Selain itu, bantuan DP hanya diberikan kepada nasabah KPR FLPP yang membeli
rumah tapak (landed house), sedangkan pembeli rumah susun tak mendapat
fasilitas ini. Bantuan DP diberikan kepada MBR yang sudah lolos verifikasi dan
diperuntukan bagi MBR yang telah memiliki surat penegasan persetujuan
perkreditan KPR bersubsidi.

“Bantuan uang muka didapat oleh MBR yang dapat KPR FLPP. Mulai berlaku 2
Oktober 2015, besarannya Rp 4 juta/nasabah, itu free. Bantuan dari pemerintah
yang tidak perlu dibayar kembali,” kata Maurin kepada detikFinance, Kamis
(8/10/2015).
Ia mengatakan bantuan ini memang hanya untuk pembelian rumah tapak karena
pertimbangan nasabah yang dapat KPR FLPP rumah tapak karena gaji mereka harus
maksimal per bulan tak lebih dari Rp 4 juta/bulan.

“Yang rusun tidak dapat, penghasilan MBR untuk rusun sampai Rp 7 juta.
Sementara untuk rumah tapak sampai Rp 4 juta. Jadi kemampuan ekonomi mereka
sudah jauh lebih tinggi,” katanya.

Peraturan mengenai bantuan uang muka bagi masyarakat berpenghasilan rendah
(MBR) ini dituangkan di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat No. 42/PRT/M/2015 tentang Bantuan Uang Muka Bagi Masyarakat
Berpenghasilan Rendah untuk meningkatkan aksesibilitas kredit atau pembiayaan
pemilikan rumah bersubsidi. Anggaran untuk Bantuan Uang Muka (BUM) 2015 adalah
sebesar Rp 220 miliar untuk 55.000 unit rumah.

“Bantuan uang muka yang dikombinasikan dengan KPR FLPP baru kali ini.
Tahun lalu tak ada,” kata Maurin.

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *